FISIP UIN Jakarta Gelar Kuliah Dosen Tamu, Bahas Dinamika Keamanan Internasional Nontradisional
Berita FISIP. Selasa 15 September 2026 - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui Program Studi Hubungan Internasional menyelenggarakan Kuliah Dosen Tamu bertajuk “Diskursus Keamanan Internasional dalam Konteks Non Tradisional Kontemporer”, Selasa (15/9/2026), di Auditorium Prof. Bahtiar Effendy, Kampus 2 FISIP UIN Jakarta.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Program Studi Hubungan Internasional Robi Sugara, M.Sc., mahasiswa, serta staf Tata Usaha. Hadir sebagai narasumber Adri Wanto, S.Sos., S.Fil., M.Sc., Ph.D., Direktur Eksekutif Aksara Cakra Research and Consulting, dengan Dr. Rahmi Fitriyanti, S.Sos., M.Si., dosen Hubungan Internasional UIN Jakarta, sebagai moderator.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan sambutan Kaprodi Hubungan Internasional. Dalam sambutannya, Robi Sugara menyoroti perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat dan memunculkan perdebatan mengenai potensi ancamannya terhadap manusia. Ia mendorong mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan keamanan, baik yang bersifat tradisional maupun nontradisional.
Dalam pemaparannya, Adri Wanto membahas konsep Security Dilemma, yakni kondisi ketika peningkatan kemampuan militer suatu negara sebagai respons terhadap rasa tidak aman justru mendorong negara lain untuk meningkatkan kemampuan militernya. Pembahasan kemudian berkembang pada isu digitalisasi dan pentingnya infrastruktur digital bagi kehidupan masyarakat sekaligus keamanan dan pertahanan negara.
Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas sejumlah isu, mulai dari keamanan dan kedaulatan digital Indonesia, perang siber, lingkungan, hingga sumber daya. Adri menekankan pentingnya membangun ekosistem keamanan digital yang mampu mengantisipasi berbagai celah ancaman, termasuk risiko yang muncul dari penggunaan teknologi yang berasal dari negara lain.
Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesimpulan oleh moderator, penyerahan plakat kepada narasumber, sesi foto bersama, dan pembacaan doa. Kuliah dosen tamu ini diharapkan dapat memperluas perspektif mahasiswa terhadap perkembangan isu keamanan nontradisional, khususnya tantangan keamanan digital yang semakin relevan dalam dinamika global kontemporer.(Riani)
