PELAKSANAAN UJIAN TESIS PERTAMA PROGRAM MAGISTER SOSIOLOGI
Berita FISIP. Rabu 13 Mei 2026. Pada hari Rabu, tanggal 13 Mei 2026, telah dilaksanakan Ujian Tesis Pertama Program Pascasarjana atas nama mahasiswa Farkhan Abdurochim Alfarauq dengan judul tesis: “Etnis Baduy Mualaf: Kajian Konstruksi Identitas Baduy Muslim” Ujian tesis ini diselenggarakan sebagai bagian dari tahapan akademik yang wajib ditempuh mahasiswa dalam rangka menyelesaikan studi pada jenjang Pascasarjana. Kegiatan ujian berlangsung dalam suasana akademik yang tertib, kondusif, dan penuh dengan diskusi ilmiah yang konstruktif.
Penelitian yang dilakukan mengangkat tema mengenai identitas sosial dan keagamaan masyarakat Baduy Muslim, khususnya masyarakat Baduy yang mengalami proses perpindahan keyakinan menjadi mualaf. Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bagaimana proses konstruksi identitas Baduy Muslim terbentuk melalui interaksi sosial, budaya, agama, serta dinamika hubungan masyarakat adat dengan lingkungan sosial yang lebih luas. Kajian ini dinilai memiliki nilai akademik yang penting karena membahas fenomena sosial-keagamaan yang masih jarang dikaji secara mendalam, terutama terkait perubahan identitas pada komunitas adat Baduy.
Adapun dosen penguji dalam ujian tesis ini adalah: Dr. Saidin Ernas, M. Si dan Mohammad Hasan Basri, Ph. D. Dalam pelaksanaan ujian, kedua penguji memberikan berbagai pertanyaan, kritik, tanggapan, serta saran akademik terhadap isi tesis yang dipresentasikan. Pertanyaan yang diajukan meliputi aspek metodologi penelitian, ketajaman analisis teori, validitas data lapangan, serta relevansi kajian dengan kondisi sosial masyarakat Baduy Muslim saat ini. Selain itu, penguji juga memberikan masukan terkait penguatan kerangka teori, penyempurnaan sistematika penulisan, serta pendalaman analisis terhadap proses pembentukan identitas sosial dan keagamaan masyarakat Baduy mualaf.
Mahasiswa mampu memberikan jawaban dan penjelasan secara baik, sistematis, dan argumentatif berdasarkan data penelitian yang telah diperoleh. Diskusi akademik yang berlangsung menunjukkan adanya penguasaan materi penelitian yang cukup baik dari mahasiswa, khususnya dalam menjelaskan hubungan antara budaya lokal, identitas adat, dan nilai-nilai keagamaan yang berkembang dalam kehidupan masyarakat Baduy Muslim. Suasana ujian berlangsung secara interaktif dan memberikan ruang dialog ilmiah yang produktif antara mahasiswa dan dewan penguji.
Dengan terlaksananya ujian tesis pertama ini, diharapkan mahasiswa dapat segera menyelesaikan revisi sesuai arahan dan masukan dari dewan penguji. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam pengembangan kajian sosial, budaya, dan keagamaan, khususnya terkait konstruksi identitas masyarakat adat Baduy Muslim di Indonesia.
Penulis: Verda Perdana Aufa
